Program Sekolah Rakyat 2025/2026 Fokus Entaskan Kemiskinan di Jateng
PanselaNews.com, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menegaskan komitmennya mendukung program Sekolah Rakyat yang diluncurkan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno, menyatakan bahwa Pemprov telah mengajukan proposal tanah dan berkoordinasi dengan Kemensos. “Lokasi yang diajukan sudah melalui assessment, dan usulan tanah di Salatiga akan segera dinilai,” ujar Sumarno usai acara Halal Bihalal Paguyuban Pensiunan Pengelola Keuangan (P3K) di Gedung Korpri, Jalan Veteran No. 1A, Semarang, Rabu (16/4/2025).

Pemprov Jateng dukung Sekolah Rakyat Kemensos 2025/2026, ajukan tanah di Salatiga. Program entaskan kemiskinan via pendidikan. (Foto: Syahidan)
Usulan dari Seluruh Daerah
Sumarno menjelaskan, semua kabupaten dan kota di Jawa Tengah telah mengajukan lokasi untuk Sekolah Rakyat. Saat ini, proses menunggu hasil asesmen dari Kemensos untuk memastikan kepastian luas dan kepemilikan tanah. “Kami telah berupaya memenuhi syarat aset sesuai ketentuan,” tambahnya. Program ini diharapkan menjadi solusi pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Sasar Keluarga Miskin dengan Seleksi Ketat
Sekolah Rakyat ditujukan untuk anak-anak dari keluarga Desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kemensos. “Kami menggunakan database kemiskinan Kemensos untuk memastikan ketepatan sasaran,” ujar Sumarno. Seleksi peserta didik mencakup tahapan administratif, tes potensi akademik, psikotes, kunjungan rumah (home visit), wawancara orang tua, dan pemeriksaan kesehatan.
Pengawasan Bersama Masyarakat
Untuk menjaga transparansi, pengawasan pelaksanaan program akan melibatkan masyarakat. “Kami mengundang masukan masyarakat agar pendataan siswa sesuai harapan,” tegas Sumarno. Sekolah Rakyat di Jawa Tengah dirancang sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan, dengan menyediakan pendidikan berkualitas tanpa biaya.
Baca juga: Sekda Jateng Sumarno Tekankan Integritas dan Pelayanan ASN untuk Indonesia Emas 2045
Jadwal dan Persiapan Sekolah Rakyat
Menurut laman Kemensos.go.id, Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi pada Juli 2025, bertepatan dengan tahun ajaran 2025/2026. Proses penerimaan siswa dan rekrutmen tenaga pendidik dimulai April 2025. Program ini mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan fasilitas lengkap seperti seragam, makan, dan asrama yang ditanggung pemerintah.
Dukungan Penuh Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat sejalan dengan visi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Pendidikan adalah kunci untuk mengentaskan kemiskinan, dan kami siap mendukung penuh,” katanya. Pemprov terus berkoordinasi dengan Kemensos untuk memastikan kelancaran persiapan.









