PanselaNews.com [Pekalongan] – Pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, resmi dihentikan pada Senin (27/1) setelah berlangsung selama tujuh hari. Total 25 korban ditemukan meninggal dunia akibat tertimbun material longsor. Meski proses pencarian telah berakhir, masa tanggap darurat dan upaya pemulihan pasca bencana masih terus dilanjutkan.
Menurut Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti, S.H., langkah selanjutnya akan difokuskan pada pembukaan akses jalan di beberapa wilayah Petungkriyono yang terputus akibat dampak longsor. “Semua jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan,” jelas Suwarti dalam keterangan resminya.
Baca juga: Update Longsor di Petungkriyono Pekalongan: Total Meninggal 23 Orang, Pencarian Berlanjut
Bencana tanah longsor yang terjadi minggu lalu ini menimbulkan dampak yang signifikan bagi warga Desa Kasimpar dan sekitarnya. Selain korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur, termasuk akses jalan yang terputus. Pemerintah setempat dan berbagai pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan proses pemulihan berjalan lancar dan kebutuhan warga terdampak terpenuhi.
Sumber: @DivHumas_Polri









