Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

UMUM · 17 Feb 2025 18:21 WIB

Presiden Prabowo Umumkan Kebijakan Strategis untuk Tingkatkan Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi


					Konferensi pers terkait kewajiban menyimpan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di dalam negeri, pada Senin, 17 Februari 2025, di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres)

Perbesar

Konferensi pers terkait kewajiban menyimpan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di dalam negeri, pada Senin, 17 Februari 2025, di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres)

PanselaNews.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan strategis yang bertujuan menjaga stabilitas dan meningkatkan daya beli masyarakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers terkait kewajiban menyimpan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di dalam negeri, pada Senin, 17 Februari 2025, di Istana Merdeka, Jakarta.

BACA JUGA  Dirlantas Polda Jateng: Rekayasa Lalu Lintas Akan Diterapkan Jika Arus Meningkat Tajam

Presiden menyoroti beberapa kebijakan jangka pendek, termasuk penyiapan paket stimulus ekonomi, optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta realisasi Panen Padi. Menurutnya, telah terjadi peningkatan produksi beras secara signifikan.

Presiden Prabowo menekankan upaya transformasi ekonomi melalui kebijakan pendorong daya saing (Foto: BPMI Setpres)

Selain itu, Presiden Prabowo menekankan upaya transformasi ekonomi melalui kebijakan pendorong daya saing, seperti program ketahanan pangan dan energi, serta optimalisasi pengelolaan BUMN melalui Danantara. Kebijakan lain yang disiapkan meliputi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), pembangunan kawasan industri, kredit investasi untuk industri padat karya, dan pembentukan bank emas.

BACA JUGA  SKB 3 Menteri; Ini Jadwal Pembatasan Angkutan Barang Selama Nataru 2024-2025

Baca juga: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Kerja Sama Strategis Indonesia-India di Istana Rashtrapati Bavan

Di tingkat global, Indonesia tengah mempercepat keanggotaan dalam BRICS, menyelesaikan perjanjian Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), Uni Eropa-CEPA, serta melanjutkan proses pendaftaran ke Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

BACA JUGA  Pemkab Wonogiri Siapkan Pasar Darurat Gratis, Relokasi Pedagang di Area Terminal Angkuta dan Stasiun

Sumber: BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan dan Screening TB Paru bagi Bhabinkamtibmas

3 Juni 2026 - 18:15 WIB

Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

3 Juni 2026 - 16:20 WIB

Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

3 Juni 2026 - 09:51 WIB

Dukung Pencegahan TBC, Polres Wonogiri dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Tangani Informasi Palsu dan Hoaks, Diskomdigi Jateng Perkuat Kolaborasi Wujudkan “Padhang”

2 Juni 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita Terkini