PanselaNews.com,Wonogiri – Tim Pemenangan pasangan Cagub Ahmad Luthfi dan Cawagub Taj Yasin Maimoen telah memberikan tanggapan tegas mengenai beredarnya isu dugaan pengerahan aparat negara dalam kontestasi Pilgub Jawa Tengah. Jubir Paslon Luthfi-Yasin, Zulkifli Gayo, menganggap bahwa isu ini tidak seharusnya dipublikasikan karena dapat memicu kontroversi yang tidak perlu.
Zulkifli menekankan pentingnya melaporkan dugaan pelanggaran tersebut kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar dapat ditindaklanjuti dengan tepat. Dia menyatakan, “Pilkada ini ada penyelenggaranya, ada wasitnya yaitu Bawaslu. Semua komplain silakan disampaikan ke sana.”
Baca juga : Jokowi Turun Gunung Kampanyekan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Purwokerto
Zulkifli juga mengajak semua pihak untuk menjaga kondisi dan suasana agar tetap kondusif setelah pelaksanaan Pilkada yang berlangsung pada 27 November 2024. Menurutnya, tujuan utama adalah memastikan kerukunan dan kedamaian antara warga Jateng.
Ia mengingatkan bahwa siapapun yang menang dalam Pilgub Jateng kali ini merupakan putra terbaik, dan telah saatnya masyarakat bersatu untuk mendukung pembangunan Jawa Tengah dalam lima tahun ke depan.
Berdasarkan penghitungan internal yang mereka lakukan, Paslon Luthfi-Yasin diperkirakan meraih 59,12 persen suara, sedangkan paslon lainnya, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi, menerima sisanya.
Dalam konteks lebih luas, isu ini mencuat setelah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyoroti penggunaan penjabat kepala daerah dan mutasi aparat kepolisian demi kepentingan politik dalam Pilkada. (*) triwahyudi














