Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 25 Nov 2025 20:54 WIB

Sekda Trenggalek Buka Pameran Keris, Rayakan 20 Tahun Pengakuan Keris oleh UNESCO


					Sekda Trenggalek Buka Pameran Keris, Rayakan 20 Tahun Pengakuan Keris oleh UNESCO Perbesar

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyatno, wakili Bupati Trenggalek membuka kegiatan Pameran Keris di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek. Kegiatan yang digelar selama 3 hari sejak Selasa (25/11) hingga Kamis (27/11) itu dalam rangka memperingati 20 tahun pengakuan Keris sebagai warisan tak benda oleh UNESCO.

Ada 2 tempat yang menggelar kegiatan ini. Yang pertama di Trenggalek dan yang kedua di Kabupaten Demak. Dalam kegiatan di dua tempat tersebut dihadirkan Keris milik Presiden Prabowo Subianto. Untuk Trenggalek sendiri Keris Presiden ke-8 itu merupakan Keris Bali dengan warangka full dari Gading yang ada ukiran atau ornamen khas Bali. Terdapat Makara, terus kemudian ornamen Rama Sinta, kalau dalam istilah Jawa, Keris ini warongko Ladrang.

Selain Keris milik Presiden Prabowo ada 2 Keris lainyang mendampingi, milik Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Ketiganya akan dipamerkan di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek dalam kurun waktu 3 hari kedepan.

BACA JUGA  Mentan Buka Kornas Penyuluh Pertanian, Dorong Swasembada Pangan RI

Membuka kegiatan ini Sekda Trenggalek, Edy Soepriyatno mengapresiasi kegiatan ini karena menurutnya Keris merupakan simbol kebudayaan. “Keris bukan sekedar senjata, tapi simbol keberanian, kebijaksanaan dan kearifan lokal. Ini menjadi bagian identitas bangsa Indonesia yang tidak bisa terpisahkan,” ucapnya saat membuka pameran ini, Selasa (25/11) di Pendopo Trenggalek.

Masih menurut sekda penghobi bola itu, ” pengakuan atau penetapan Keris sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO merupakan pengakuan dunia atas nilai-nilai luhur dan keunikan budaya yang kita miliki. Mari kita lestarikan sebagai simbol kebanggaan budaya kita,” imbuhnya.

Sekda Trenggalek itu berharap dengan pameran seperti ini Keris sebagai budaya milik bangsa Indonesia ini bisa terus lestari. Dan harapannya generasi muda bangsa ini mau ikut menjaga dan melestarikannya.

BACA JUGA  Ribuan Mahasiswa BEM Undip Gelar Aksi di Depan Mapolda Jateng, Berlangsung Damai dan Tertib

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi. Politisi PDIP itu menjelaskan, “kita sampaikan kepada masyarakat, Keria itu ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan tak benda. Jadi yang ditetapkan itu bukan hanya benda Kerisnya, tapi di dalamnya ada filosofinya. Ini yang ditetapkan oleh UNESCO. Karena setiap Keris mengandung filosofi-filosofi tentang kehidupan, tentang pendidikan dan keagamaan. Semuanya ada filosofi dalam Keris,” katanya.

Mari kita generasi muda belajar apa filosofi di dalam Keris itu, sambungnya menambahkan. “Jadi Keris ini ibarat sebuah buku ada tentang buku sosial, buku tentang kebudayaan dan buku tentang kehidupan dan sebagainya.  Kita harapkan generasi muda ini juga tetap mempelajari apa yang terkandung dalam filosofi Keris,” lanjut Doding

BACA JUGA  Caleg DPR RI Gus Ahmad Abdul Qodir Sukses Gelar Kampanye Dialogis di Desa Segaran Kecamatan Tiris

Sebagai Ketua DPRD Trenggalek, pria ini mendukung penuh budaya bisa terus dilestarikan. Untuk kebudayaan kita dukung penuh. Karena di dalam program-program pemerintah daerah, atau di RPJPD rencana jangka panjang daerah, rencana jangka menengah dan sebagainya itu juga menjadi salah satu faktor untuk menjaga lingkungan.

Jadi kayak kemarin di Gandusari ada namanya Festival Sungai, itu juga menjaga lingkungan. Kemudian di  Dongko ada Mentri Bumi dan sebagainya. Itu semua antara budaya dan lingkungan itu berjalan selaras. “Jadi program kita terhadap lingkungan di Kabupaten Trenggalek itu selaras dengan kebudayaan di Trenggalek dan itu yang kita harapkan,” tandasnya.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini