Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 24 Mar 2025 05:00 WIB

Spanduk ‘Demomu Susahku…Macet’ Muncul Pasca Demo Ricuh Tolak UU TNI di Malang


					Pasca-demo penolakan UU TNI yang berujung ricuh di depan Kantor DPRD Kota Malang pada Minggu malam (23/3/2025), muncul kain putih menyerupai spanduk dengan tulisan provokatif “Demomu susahku…Macet” di depan tumpukan aspirasi massa aksi./ Foto: @Rafilsafat Perbesar

Pasca-demo penolakan UU TNI yang berujung ricuh di depan Kantor DPRD Kota Malang pada Minggu malam (23/3/2025), muncul kain putih menyerupai spanduk dengan tulisan provokatif “Demomu susahku…Macet” di depan tumpukan aspirasi massa aksi./ Foto: @Rafilsafat

Rafi Azzamy Soroti Ujaran Sinis di Tengah Ketegangan Demo 23 Maret 2025

PanselaNews, Malang – Pasca-demo penolakan UU TNI yang berujung ricuh di depan Kantor DPRD Kota Malang pada Minggu malam (23/3/2025), muncul kain putih menyerupai spanduk dengan tulisan provokatif “Demomu susahku…Macet” di depan tumpukan aspirasi massa aksi. Fenomena ini disorot oleh Rafi Azzamy melalui akun X @Rafilsafat saat sahur pukul 03.25 WIB, Senin (24/3/2025). “Pas sahur (03.25) mampir, terpantau sudah mulai ada ujaran kebencian terhadap demo di Malang semalam (23/03). Ada pihak yang menulis ‘Demomu susahku…Macet’ di depan tumpukan aspirasi massa aksi,” tulis Rafi, menyinggung nada sinis yang ia anggap rendah dan mudah ditebak asalnya.

BACA JUGA  Gubernur Ahmad Luthfi Pantau Pelayanan KTP di Desa Lembah Kendal, Apresiasi Capaian Tinggi

Kericuhan demo tersebut meninggalkan jejak kelam, dengan bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan yang mengakibatkan sejumlah korban. LBH Malang melaporkan tiga demonstran ditangkap, 8-10 orang hilang kontak, dan 6-7 lainnya dilarikan ke rumah sakit, termasuk satu dengan luka parah. Koordinator LBH Pos Malang, Daniel Siagian, menyatakan, “Diestimasi sejumlah belasan kendaraan bermotor milik massa aksi diamankan ke Polresta Malang Kota.” Aksi penyisiran aparat di Jalan Gajahmada dengan dua pleton bersenjata pemukul semakin memanaskan situasi, bahkan menyeret tim medis dan jurnalis ke dalam dampak kekerasan.

BACA JUGA  Puncak Arus Balik Tahun Baru di Jateng Terlewati, 38.020 Kendaraan Melintas di GT Kalikangkung

Rafi Azzamy menambahkan dalam cuitannya, “Tak perlu curiga, dari kualitas sinisnya yang rendah, kita tahu pelakunya siapa.” Tulisan di kain putih tersebut menjadi simbol ketegangan tambahan, mencerminkan polarisasi opini publik pasca-demo. Aksi yang awalnya menyuarakan kekhawatiran terhadap supremasi sipil atas UU TNI berubah menjadi sorotan nasional setelah ricuh. Aparat juga menyisir titik-titik kumpul massa seperti sekitar rumah sakit dan kafe, sementara belasan motor yang diparkir di SMAN 4 Malang disita, memperparah suasana di lapangan.

Baca juga: Demo Tolak UU TNI di Malang Ricuh: Demonstran Luka, Kendaraan Disita Aparat

BACA JUGA  Lawan Pinjol Ilegal dan Judi Online, Jateng Perkuat Literasi Keuangan hingga Desa melalui TPAKD, 

Kemunculan spanduk sinis ini memicu diskusi di media sosial, dengan Rafi Azzamy menjadi salah satu yang vokal mengkritiknya. “Aparat melakukan penyisiran dan memukul mundur demonstran sejak pukul 18.30 WIB,” ujar Daniel Siagian, menegaskan eskalasi kekerasan yang terjadi. Insiden ini tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi demonstran, tetapi juga memunculkan narasi baru di ranah daring tentang hak berekspresi dan penanganan unjuk rasa. Peristiwa ini terus menjadi perhatian, baik dari sisi dampak langsung maupun reaksi masyarakat yang terpantau hingga dini hari. (*)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini