PanselaNews.com [Wonogiri] – Rencana penambangan bahan baku semen di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, telah menimbulkan pertanyaan mengenai dampak lingkungannya, khususnya terhadap Geopark Gunung Sewu. Camat Pracimantoro, Warsito, membenarkan adanya rencana tersebut yang melibatkan empat desa, yaitu Watangrejo, Sambiroto, Suci, dan Gambirmanis. PT Anugerah Andalan Asia dan PT Sewu Surya Sejati menjadi perusahaan yang terlibat dalam proyek pembangunan pabrik semen dan penambangan batu gamping ini.
Berdasarkan pengumuman di laman Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah (dlhk.jatengprov.go.id) pada 21 Maret 2024, analisis dampak lingkungan (Amdal) telah dilakukan. Kepala DLHK Jateng, Widi Hartanto, memastikan lokasi penambangan seluas 123,315 hektare berada di luar kawasan Geopark Gunung Sewu dan Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK). “Itu di luar kawasan, kalau di karst enggak boleh, itu di luar peta KBAK Gunung Sewu,” tegasnya.
Baca juga : Tabrak Truk Dari Belakang, Seorang Pengendara Motor Tewas di Pracimantoro
Proyek ini diproyeksikan memproduksi semen hingga 4,2 juta ton per tahun. Izin penambangan telah diterbitkan dan akan berlokasi di Desa Watangrejo, Desa Suci, dan Desa Sambiroto. Meskipun berdekatan dengan kawasan Geopark UNESCO, pihak berwenang memastikan aktivitas penambangan tidak akan memberikan dampak signifikan pada Gunung Sewu karena hanya sebagian kecil lahan yang akan dieksploitasi.(*)
Sumber : www.beritawonogiri.com
Editor : Tri Wahyudi










