Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 5 Jul 2025 14:13 WIB

Warga Blora Semringah Harga Gabah Rp 6.500, Taj Yasin Minta Laporkan Jika tak Sesuai


					Warga Blora Semringah Harga Gabah Rp 6.500, Taj Yasin Minta Laporkan Jika tak Sesuai Perbesar

 

PanselaNews.com [BLORA] – Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen menemui masyarakat dalam kegiatan syukuran atas hasil panen Dusun Jati, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jumat, 4 Juli 2025.

Ia menanyakan bagaimana hasil panen ke masyarakat setempat mengenai hasil panen padi dan harga gabah pada musim ini. Pertanyaan itu dijawab oleh masyarakat dengan kompak dan semringah. Menurut mereka hasil jual gabah tahun ini Rp6.500. Tahun lalu tidak se- stabil saat ini.

“Alhamdulillah hasil panen baik. Semua kompak mengatakan, harga jual gabah Rp6.500,” kata Taj Yasin.

Gus Yasin, sapaan akrab Wakil Gubernur Jateng, itu lantas berpesan kepada masyarakat. Apabila ada yang membeli gabah lebih rendah dari harga Rp6.500 yang ditetapkan pemerintah, maka agar berani melaporkan. Minimal kepada kepala desa setempat.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Ingin Ringankan Biaya Haji untuk Rakyat

Dia bilang, pada masa kemarau basah ini tetap bisa menjadi berkah bagi warga setempat, meskpun tak bisa menanam tanaman palawija, tembakau, hingga tanaman musim panas lainnya. Akan tetapi petani masih bisa menanam padi setidaknya hingga tiga kali dalam setahun.

“Jadi ada kalanya kemarau basah itu menjadi bencana, ada kemarau basah yang menjadi berkah. Seperti yang dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Blora ini yang harus disyukuri,” ucap Taj Yasin.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemerintah Provinsi Jateng juga ingin memastikan pupuk yang didistribusikan kepada petani mudah didapat dan tepat sasaran.

Sosok asal Kabupaten Rembang itu juga menawarkan untuk penyaluran sistem energi berbasis air matahari (sibel) panel surya untuk menghemat pengeluaran. Selama ini untuk pengairan sawah, masyarakat setempat menggunakan pompa listrik untuk menyedot air dari dalam tanah.

BACA JUGA  Timnas Indonesia Lolos ke Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Erick Thohir: Belum Saatnya Puas

Pada kesempatan tersebut, Taj Yasin, mengajak masyarakat untuk juga menanam dan merawat keberadaan pohon-pohon besar untuk mengurangi ancaman bencana alam seperti banjir.

Pohon-pohon seperti jati, mangga, dan lainnya punya manfaat sebagai penyimpan air. Keberadaanya selain punya manfaat ekonomi, akan tetapi juga dalam upaya mengikat air saat intensitas hujan tinggi.

Petani setempat, Udik Sugito (50), mengatakan hasil panen dan harga disyukirinya karena sedang bagus. Akan tetapi, tantangan lain yang sedang dihadapi yakni hama.

“Cuma masalahnya ada hama tikus, wereng juga,” katanya.

Saat ini masyarakat mengandalkan burung hantu dengan membuat rumah burung hantu (rubuha) di sawah. Pada momen Dirgahayu HUT RI tahun lalu, diadakan lomba menangkap tikus oleh masyarakat setempat.

BACA JUGA  Empati Polisi Kendal Berbuah Apresiasi, Jadi Contoh Layanan Psikologis Humanis di Jawa Tengah

Syahid (40) petani lain, mengatakan, agar ketersediaan jenis pupuk pada setiap musim tanam kepada kelompok tani terjamin.

“Karena ini kemarau basah, jadi semuanya bebarengan pada menanam padi lagi yang butuh pupuk,” katanya.

Aspirasi lain yang disampaikan masyarakat setempat yakni agar adanya intervensi dari Pemerintah Provinsi Jateng untuk akses perbaikan jalan-jalan desa. Hal itu melihat wilayah di Kradenan itu, merupakan wilayah yang tak jauh berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. (*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dua Motor Tabrakan di Simpang Tiga Pracimantoro Wonogiri, Dua Orang luka Serius

22 April 2026 - 20:23 WIB

TMMD Sengkuyung II 2026 Resmi Dibuka di Tirtomoyo Wonogiri, Percepat Pembangunan Desa

22 April 2026 - 19:46 WIB

Pemprov Jateng Bangun 20 Unit Rumah Apung bagi Warga Terdampak Rob di Demak

22 April 2026 - 19:28 WIB

Baharkam Polri Cek Kesiapan Berbagai Peralatan di Polda Jateng, Wujud Kesiapan Jaga Harkamtibmas

22 April 2026 - 19:14 WIB

Sindikat Ekspor Fiktif Dibongkar Polda Jateng, Ribuan Unit Motor Diselundupkan ke Timor Leste

22 April 2026 - 19:00 WIB

Bupati Mas Ipin Dukung Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah

22 April 2026 - 13:36 WIB

Trending di Berita Terkini