Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Solo Raya · 28 Mar 2025 05:50 WIB

Warga Kembali Pasang Spanduk ‘Tolak Pabrik Semen’ sebagai Bentuk Perlawanan


					Pada Kamis malam, 27 Maret 2025, masyarakat setempat secara gotong-royong memasang kembali spanduk bertuliskan Perbesar

Pada Kamis malam, 27 Maret 2025, masyarakat setempat secara gotong-royong memasang kembali spanduk bertuliskan "Tolak Pabrik Semen"/ Foto: @AbasBalapradana

Aksi solidaritas warga dan aktivis lingkungan menentang pendirian pabrik semen di kawasan karst

PanselaNews.com, Wonogiri – Warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, kembali menunjukkan semangat juang mereka dalam menolak pendirian pabrik semen di kawasan karst. Pada Kamis malam, 27 Maret 2025, masyarakat setempat secara gotong-royong memasang kembali spanduk bertuliskan “Tolak Pabrik Semen” di lokasi yang sama setelah spanduk sebelumnya dicopot oleh Satpol PP Wonogiri. Aksi ini merupakan bentuk perlawanan warga atas keputusan pemerintah daerah yang dianggap mengabaikan kelestarian lingkungan.

BACA JUGA  Erick Thohir Pastikan Stadion Gelora Bung Karno Siap Sambut Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dalam unggahan di akun X (@AbasBalapradana), aktivis lingkungan Abas Sastro membagikan dua video berdurasi 15 dan 24 detik yang menunjukkan warga secara sukarela memasang spanduk. Aksi ini mendapat respons positif dari netizen, dengan ribuan viewers dan dukungan luas dari masyarakat yang peduli terhadap isu lingkungan. Abas Sastro dalam keterangannya menegaskan, “Semakin masyarakat ditekan, semakin banyak yang bersuara. Uang mereka mungkin tak seberapa, tapi semangatnya tak bisa dibungkam.”

BACA JUGA  Pemprov Jateng Terus Kembangkan Destinasi Wisata Ramah Muslim, Karanganyar Jadi Model

Kawasan karst Pracimantoro, yang merupakan bagian dari Geopark Gunung Sewu UNESCO, menjadi salah satu alasan utama penolakan ini. Warga khawatir bahwa pembangunan pabrik semen oleh PT Anugerah Andalan Asia dan penambangan batu gamping oleh PT Sewu Surya Sejati akan merusak ekosistem karst, yang merupakan penyimpan air bawah tanah penting bagi lahan pertanian. “Yang punya kuasa sibuk mencopot, tapi rakyat kecil tak kenal lelah bersuara,” tulis Abas Sastro, mempertanyakan siapa yang lebih berdaya dalam perjuangan ini—penguasa atau rakyat.

BACA JUGA  KPK Geledah Rumah Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Dana Iklan Bank BJB Rp200 Miliar

Baca juga: Tambang Semen di Pracimantoro, Wonogiri: Diluar Kawasan Geopark Gunung Sewu, Produksi 4,2 Juta Ton Per Tahun

Aksi pemasangan spanduk ini mencerminkan ketahanan warga Pracimantoro dalam mempertahankan lingkungan hidup mereka. Meskipun dihadapkan pada tekanan dari otoritas dan proyek investasi senilai Rp6 triliun yang menjanjikan ribuan lapangan kerja, warga tetap teguh. Mereka memilih untuk memprioritaskan kelestarian alam dan masa depan generasi mendatang daripada janji-janji ekonomi jangka pendek.

Editor: Tri Wahyudi

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, dari Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi

15 April 2026 - 18:02 WIB

Trending di Berita Terkini