Pemerintah Targetkan Kelola Sampah 5 Tahun
PanselaNews.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengumumkan pemerintah akan menutup 343 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) open dumping mulai Senin (10/3/2025). Langkah ini bagian dari upaya menyelesaikan persoalan sampah dalam lima tahun. “Kita akan mulai melarang praktik open dumping. Sampah harus dikelola sampai habis sempurna,” kata Zulhas di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (7/3/2025). Penutupan ini akan didukung Perpres baru tentang pengelolaan sampah.
Zulhas menargetkan praktik pembuangan sampah terbuka di 30 provinsi selesai dalam lima tahun. Proses dimulai bertahap, dengan 343 TPA sebagai fokus awal. Ia menegaskan, pengelolaan sampah tak boleh lagi sembarangan demi lingkungan yang lebih baik. “Ini komitmen besar pemerintah untuk ubah pola lama,” ujarnya. Rencana ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk perbaiki sistem sampah nasional.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menambahkan bahwa penutupan dilakukan bertahap. “Kami tutup 343 TPA secara bertahap. Minggu ini mungkin 100 dulu, lalu seterusnya, karena perlu detail ke mana sampah dialihkan,” katanya. Koordinasi dengan Kementerian PU dan pemda jadi kunci agar tak ada kekacauan. Jeda waktu diberikan untuk siapkan RPJMD, pastikan daerah punya solusi pengganti.
Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih untuk Ekonomi Desa
Penutupan ini butuh kerja sama lintas sektor. Pemerintah daerah diminta siapkan alternatif pengelolaan sampah modern. Dalam beberapa bulan ke depan, proses ini akan dievaluasi untuk memastikan efektivitas. Langkah ini diharapkan jadi awal transformasi besar, ubah Indonesia dari budaya buang sampah sembarangan jadi lebih terkelola dan berkelanjutan. (RRI)









