Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 3 Mar 2025 21:45 WIB

Koperasi Desa Merah Putih untuk Ekonomi Desa


					Zulkifli Hasan atau Zulhas Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) dalam jumpa pers di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (3/3/2025). Foto: Antara
Perbesar

Zulkifli Hasan atau Zulhas Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) dalam jumpa pers di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (3/3/2025). Foto: Antara

PanselaNews.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya membentuk Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih di setiap desa untuk menjadi pusat kegiatan ekonomi lokal. Program ini bertujuan menyerap hasil pertanian langsung dari petani dan memotong rantai distribusi yang panjang hingga ke konsumen. Pengumuman ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 3 Maret 2025.

Zulkifli Hasan memperkirakan Kop Des Merah Putih akan dibangun di 70 hingga 80 ribu desa di seluruh Indonesia, dengan anggaran per desa Rp3 miliar hingga Rp5 miliar. “Itu arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Anggarannya dari Dana Desa Rp1 miliar per tahun, jadi dalam 5 tahun cukup, tapi diperlukan di depan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa koperasi ini akan dilengkapi gudang dan enam gerai untuk mendukung distribusi pangan yang efisien.

BACA JUGA  Usai Ikuti Sidang Tahunan DPR-MPR RI, Menteri AHY Bertolak ke Kaltim untuk Ikuti Rangkaian Acara HUT ke-79 RI di IKN

Pendanaan awal juga melibatkan Himpunan Bank Negara (Himbara), dengan skema pengangsuran 3-5 tahun agar koperasi bisa beroperasi optimal. Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, menyebut tiga model pengembangan: membangun koperasi baru, merevitalisasi yang sudah ada, dan mengembangkan koperasi eksisting. “Ada 64 ribu gapoktan siap bermigrasi jadi koperasi,” katanya, menegaskan sistem ini akan memutus rantai distribusi yang merugikan petani dan konsumen.

BACA JUGA  Sinergi Pemda dan Kantor Pertanahan Wonogiri dalam Menentukan Nilai Tanah yang Transparan dan Adil

Baca juga: Zulhas: MBG Serap Rp2 Triliun Mulai Maret 2025

Program ini diharapkan memperkuat ekonomi desa dengan mengintegrasikan pertanian dan distribusi pangan. Zulkifli Hasan menambahkan, “Efeknya harga jadi lebih murah di masyarakat.” Dengan Dana Desa sebagai sumber utama, pemerintah optimistis Kop Des Merah Putih menjadi solusi jangka panjang untuk kesejahteraan petani dan stabilitas harga pangan nasional.

BACA JUGA  Bangun Kepercayaan Publik, Jasa Raharja Terapkan GCG Secara Konsisten

Inisiatif ini mendapat sambutan positif meski menimbulkan pertanyaan soal kesiapan infrastruktur desa. Prabowo menekankan pentingnya akselerasi agar program ini segera terwujud. Publik kini menanti langkah konkret berikutnya, termasuk pembentukan badan dan branding koperasi, untuk melihat dampak nyata pada ekonomi lokal di 2025.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sambut Bulan Kemerdekaan, PJW Resmi Meluncurkan Program HALO PJW untuk Wadah Laporan Warga

30 Juli 2026 - 10:57 WIB

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Trending di Berita Terkini