Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 2 Nov 2025 08:17 WIB

Bencana Tanah Longsor di Desa Depok Trenggalek, Dua Warga Meninggal dan Dua Lainnya Masih Pencarian


					Bencana Tanah Longsor di Desa Depok Trenggalek, Dua Warga Meninggal dan Dua Lainnya Masih Pencarian Perbesar

Evakuasi dua warga yang ditemukan tewas dalam bencana tanah longsor di Desa Depok, Bendungan. (Foto:BPBD Trenggalek) 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Bencana tanah longsor kembali terjadi di Dusun Banaran, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, pada Sabtu, 01 Nopember 2025 malam.

Akibat kejadian tersebut, dua orang ditemukan meninggal dunia, satu orang selamat, dan dua lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Bendungan sejak pukul 14.15 WIB hingga 20.00 WIB. Sekitar pukul 21.00 WIB, warga melaporkan adanya rumah yang tertimbun longsoran kepada aparat desa dan pihak berwenang.

BACA JUGA  Dua Pelajar di Wonogiri Tenggelam dan Tewas saat Menjaring Ikan di Genangan WGM

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Bendungan AKP Rudi Sugiarto, SH, bersama Camat Bendungan Sujatmiko, Kepala BPBD Kabupaten Trenggalek Triadi, dan anggota Koramil Bendungan, segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan peninjauan dan koordinasi evakuasi.

Menurut keterangan Kepala Dusun Banaran, Eko, terdapat lima orang penghuni rumah yang menjadi korban. Dari hasil pencarian, dua korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, masing-masing bernama Sarip (60 pria) dan Welas (57 wanita). Kemudian luka-luka Wiji (37) dan dua orang lainnya masih dalam pencarian yakni, Fajar (17) dan Rohman (14).

BACA JUGA  Sat Brimob Polda Jateng Panen Raya di Sragen, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

“Alhamdulillah satu korban atas nama Wiji berhasil selamat. Sementara dua lainnya, Fajar dan Rohman, masih belum ditemukan,” kata Eko di lokasi.

Pencarian sempat dihentikan sementara karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi longsor susulan, sehingga membahayakan tim penyelamat.

BACA JUGA  Jelang Puncak Libur Nataru, Polres Trenggalek Siagakan Tim Ganjal Ban di Jalur Tanjakan Ekstrem 

Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Trenggalek, Polsek, Koramil, Pemerintah Kecamatan Bendungan, serta masyarakat setempat.

Dua jenazah korban yang ditemukan di reruntuhan ruang tamu rumah langsung dievakuasi ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk proses lebih lanjut.

Pihak berwenang mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada saat hujan deras dengan durasi panjang.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Mas Ipin Dukung Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah

22 April 2026 - 13:36 WIB

Pemuda Sragen Jadi Korban Kasus Penggelapan Sepeda Motor di Pracimantoro Wonogiri

22 April 2026 - 10:51 WIB

Dipuji Sekretaris BPJPH, Pemprov Jateng Terus Dorong Sertifikasi Halal

21 April 2026 - 19:58 WIB

Asiten II Sekda Trenggalek Ajak Kaum Perempuan Terus Gelorakan Semangat Kartini

21 April 2026 - 19:31 WIB

Pemkab Trenggalek dan PT SMI Tanda Tangani Akta Pembiayaan Beberapa Infrastruktur

21 April 2026 - 19:22 WIB

Polres Wonogiri Gelar Tactical Floor Game, Perkuat Kesiapsiagaan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

21 April 2026 - 17:00 WIB

Trending di Berita Terkini