Evakuasi dua warga yang ditemukan tewas dalam bencana tanah longsor di Desa Depok, Bendungan. (Foto:BPBD Trenggalek)
PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Bencana tanah longsor kembali terjadi di Dusun Banaran, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, pada Sabtu, 01 Nopember 2025 malam.
Akibat kejadian tersebut, dua orang ditemukan meninggal dunia, satu orang selamat, dan dua lainnya masih dalam pencarian.
Peristiwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Bendungan sejak pukul 14.15 WIB hingga 20.00 WIB. Sekitar pukul 21.00 WIB, warga melaporkan adanya rumah yang tertimbun longsoran kepada aparat desa dan pihak berwenang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Bendungan AKP Rudi Sugiarto, SH, bersama Camat Bendungan Sujatmiko, Kepala BPBD Kabupaten Trenggalek Triadi, dan anggota Koramil Bendungan, segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan peninjauan dan koordinasi evakuasi.
Menurut keterangan Kepala Dusun Banaran, Eko, terdapat lima orang penghuni rumah yang menjadi korban. Dari hasil pencarian, dua korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, masing-masing bernama Sarip (60 pria) dan Welas (57 wanita). Kemudian luka-luka Wiji (37) dan dua orang lainnya masih dalam pencarian yakni, Fajar (17) dan Rohman (14).
“Alhamdulillah satu korban atas nama Wiji berhasil selamat. Sementara dua lainnya, Fajar dan Rohman, masih belum ditemukan,” kata Eko di lokasi.
Pencarian sempat dihentikan sementara karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi longsor susulan, sehingga membahayakan tim penyelamat.
Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Trenggalek, Polsek, Koramil, Pemerintah Kecamatan Bendungan, serta masyarakat setempat.
Dua jenazah korban yang ditemukan di reruntuhan ruang tamu rumah langsung dievakuasi ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk proses lebih lanjut.
Pihak berwenang mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada saat hujan deras dengan durasi panjang.
Editor: Sarno Kenes










