PanselaNews.com [PROBOLINGGO] – Festival Musik Pengantar Sahur (MPS) ke-XX tahun 2026 selain menjadi ajang pelestarian tradisi Ramadhan, juga momentum do’a bersama untuk keselamatan Kabupaten Probolinggo di tengah dilanda bencana hidrometeorologi.
Festival MPS tahun 2026 merupakan kolaborasi panitia MPS Genggong bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo dan sejumlah OPD terkait. Dewan juri berasal dari Ketua Dewan Kesenian/Kebudayaan Jawa Timur serta perwakilan Kabupaten Malang dan Lumajang. Kriteria penilaian meliputi teknik, kreativitas, penampilan dan penyajian.
Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris memberikan sambutan saat melepas peserta Festival MPS ke-XX tahun 2026 di garis start PG Pajarakan Kecamatan Pajarakan, Rabu, 25 Februari 2026 malam.
Menurut Bupati Haris, kolaborasi antara pelestarian budaya dan penguatan spiritual menjadi ikhtiar bersama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang memicu banjir, longsor dan angin puting beliung di sejumlah wilayah Kabupaten Probolinggo.
“Kita menjaga budaya membangunkan sahur dengan musik tradisional, sekaligus menjadikannya momentum doa bersama agar Kabupaten Probolinggo dijauhkan dari bencana,” ujar Bupati Haris.
Bupati Haris mengungkapkan, dalam beberapa bulan terakhir sedikitnya 26 jembatan rusak, 16 titik penahan tebing longsor terdampak, empat plengsengan pelindung rumah dan sekolah mengalami kerusakan. Serta 116 rumah rusak akibat angin puting beliung.
“Cukup prihatin. Karena itu malam ini mari kita berbahagia menyambut Ramadhan, tapi juga introspeksi dan berdoa agar cuaca ekstrem ini tidak berlarut-larut,” imbuhnya.
Bupati Haris memastikan Pemerintah Daerah bersama TNI, Polri dan seluruh unsur terkait akan terus hadir di tengah masyarakat dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana.
“Hujan bukan untuk meruntuhkan kita, tetapi menguatkan akar kebersamaan. Insya Allah kita hadapi bersama dan ada hikmah di balik semua yang terjadi,” tegasnya.
Festival MPS ke-XX tahun 2026 start di PG Pajarakan. Dan finish di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan. Diikuti 61 regu dari kategori pelajar, umum/mahasiswa dan eksebisi. Peserta umum juga berasal dari Kabupaten Jombang dan Sidoarjo.
Kegiatan ini dihadiri Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Habib Mahdi, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Kepala OPD serta camat se-Kabupaten Probolinggo.












