PanselaNews.com,Trenggalek – Satu bulan lebih mengenyam pendidikan di Negeri China, pulang ke daerahnya Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek,Novita Hardini, SE., ME., langsung tancap gas. Menjalankan tugasnya sebagai mitra pemerintah, Magister Ekonomi UIN Satu Tulungagung itu gandeng motivator sekaligus pelaku bisnis digital handal, Dewa Eka Prayoga coba mendorong pelaku UMKM di Trenggalek bisa meningkatkan kapasitasnya.
Dewa Eka Prayoga sendiri dipilih karena tidak hanya sebagai praktisi akademisi atau motivator saja, pria ini juga merupakan pebisnis handal. Dengan kehadirannya di Trenggalek, diharapkan Novita Hardini ada kiat-kiat, pengalaman serta ilmu yang bisa dibagikan kepada pelaku UMKM. Dengan begitu para pelaku usaha baik pelaku usaha dalam klasifikasi mikro, kecil maupun menengah bisa survive dan meraih kemenangan.
“Ini adalah salah satu upaya kami, Pemerintah Kabupaten Trenggalek bekerjasama dengan motivator untuk memberi pelatihan yang berfokus pada peningkatan kapasitas UMKM kita, dalam mengetahui pengetahuan-pengetahuan digital,” ucap Novita, Senin (18/9)..
Kita tahu, sambung penggiat perempuan dan UMKM itu, “Banyak sekali potensi-potensi digital yang perlu digali dan dimanfaatkan oleh UMKM kita sehingga semua tantangan yang hari ini sedang pemerintah gerakkan, menaikkan UMKM ini benar-benar tercapai dengan baik,” tambahnya.
Kami menghadirkan Kang Dewa Eka Prayoga, yang tidak hanya menjadi akademisi atau mentor saja, tapi beliau juga adalah merupakan praktisi yang telah berkecimpung di dunia bisnis dan terlebih pada dunia digital, untuk membagikan kisah dan pengalaman-pengalamannya. Kemudian juga beberapa tools yang ada di dunia digital kepada pelaku UMKM kita.
Harapannya UMKM Kabupaten Trenggalek bisa kita kategorikan. Kita bagi sesuai kategori dan kita klasifikasikan mana yang sesuai dengan layer-layernya. “Saya selaku ketua Dekranasda berharap UMKM bisa menang di semua kategori, baik itu mikro, kecil, menengah maupun di realy ekonomi misalnya seperti pedagang di kaki lima. Harapannya bisa survive, bisa menang. Termasuk juga pedagang-pedagang yang bisa dinaikkan kelasnya secara digital juga bisa mendapatkan pasar melalaui platform digital,” terang perempuan cantik itu.
Datang ke Trenggalek untuk berbagi pengalaman dalam menjalankan bisnisnya
Dewa Eka Prayoga, berpesan kepada pelaku UMKM untuk bisa mulai dengan berani declare untuk memulai membuat bisnis apa atau bikin produk apa. “Nanti sambil jalan itulah butuh keilmuan,” pesannya.
Motivator bisnis yang namanya cukup populer di Indonesia tersebut mengapresiasi kegiatan yang digelar Novita Hardini. Menurutnya program seperti ini harus berlanjut dan berkesinambungan.
“Program-program kaya gini ini dibutuhkan berkesinambungan, karena pada akhirnya semua itu harus update. Baik dari lapangan maupun dari digital itu sendiri,” pesan Dewa.
Pebisnis yang memiliki 69 brand di beberapa bidang usaha itu juga tidak pelit untuk berbagi tips kepada para pelaku usaha di Trenggalek.
“Kunci untuk teman-teman UMKM, meski terus belajar kemudian jangan cepat puas. Lalu juga harus up to date dengan matra-matra yang ada. Dan juga jangan mudah menyerah karena pasti ada ujian saat berjalan,” ungkapnya
“Jadi untuk memulai, menjalaninya itu harus dimulai dari diri sendiri. Kemudian kapasitas dan kompetensi itu kalau dibangun InsyaAllah bisnisnya itu bisa tumbuh secara signifikan,” pesan Dewa. (Sar/Prokopim)










