Motif Cemburu Diduga Picu Pembunuhan di Zapopan
Panselanews.com [ZAPOPAN] – Valeria Marquez, seorang influencer dan pemilik salon kecantikan di Meksiko, tewas ditembak saat live streaming di TikTok pada Selasa (13/5/2025). Peristiwa tragis ini terjadi di Blossom The Beauty Lounge, Zapopan, Jalisco, mengejutkan pengikutnya dan memicu sorotan terhadap kekerasan berbasis gender di Meksiko.
Di awal siaran langsung, Valeria sempat berkata, “Dia datang,” sebelum seorang pria bertanya, “Hai, apakah kamu Valeria?” Setelah menjawab “Ya” dan mematikan mikrofon, tembakan terdengar. “Valeria memegang perut dan dadanya, diduga tertembak dua kali,” menurut laporan CNN, Jumat (16/5/2025). Pelaku kabur menggunakan sepeda motor.
Valeria sebelumnya mengungkapkan ketakutan di live streaming-nya, menyebut ancaman dari seseorang yang mengirim hadiah mahal via temannya, Erika. “Teman, mereka mungkin akan membunuhku,” katanya, membuat netizen merinding. Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa pembunuhan itu direncanakan.
Pihak berwenang Jalisco menyebut motif pembunuhan adalah cemburu. Valeria menjalin hubungan romantis dengan Ricardo Ruíz Velasco, diduga pemimpin CJNG. “RR kesal karena Valeria menerima hadiah mahal dari penggemar,” ujar pernyataan otoritas, menyinggung hipotesis kecemburuan sebagai pemicu.
Kasus ini diselidiki sebagai femisida, mengingat kekerasan berbasis gender yang marak di Meksiko. “Valeria adalah salah satu dari banyak korban femisida,” kata jaksa penutur kepada BBC, mencatat kematiannya bertepatan dengan pembunuhan mantan kongresman Luis Armando Córdoba Díaz, dua kilometer dari lokasi.
Meksiko kini fokus pada penyelidikan yang melibatkan kabinet keamanan nasional. “Kami menangani kasus ini serius untuk menangkap pelaku,” ujar juru bicara kepolisian Zapopan. Tragedi ini memicu seruan untuk perlindungan lebih baik bagi perempuan dan penanganan kekerasan di ruang publik serta digital.
Editor: Tri Wahyudi















