Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Jawa Timur · 27 Apr 2025 10:25 WIB

Jatim Retret 2025: Khofifah Dorong Petani Milenial Kelola 50 Ha Lahan Tebu


					Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Jatim Retreat 2025 untuk 72 pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sabtu (26/4). (Foto: Ist.) Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Jatim Retreat 2025 untuk 72 pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sabtu (26/4). (Foto: Ist.)

Swasembada Gula Dimulai dari 10 Pemuda di Jawa Timur

PanselaNews.com, Malang – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan 50 hektare lahan tebu untuk mendukung swasembada gula. Program ini diumumkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam acara Jatim Retret 2025 di Pusdikarhanud, Kota Batu, Malang, pada Sabtu (26/4/2025). Lahan tersebut akan dikelola oleh 10 petani milenial yang terpilih.

Khofifah menjelaskan, setiap petani milenial akan mendapat 5 hektare lahan tebu setelah melewati proses seleksi ketat. “Kami ingin generasi muda menjadi motor penggerak swasembada gula, sekaligus meregenerasi petani,” ujarnya. Inisiatif ini diharapkan meningkatkan produksi gula lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Program ini juga mencakup pelatihan intensif, teknologi pertanian modern, dan pendampingan untuk memastikan keberhasilan petani milenial. Khofifah menegaskan bahwa kerja sama dengan BGN menjamin kualitas lahan dan fasilitas pendukung, seperti irigasi, untuk hasil panen yang optimal.

Dalam Jatim Retret 2025, Khofifah memberikan arahan kepada kepala daerah, badan, dan biro untuk mendukung penuh program ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi demi ketahanan pangan nasional. Acara ini juga menjadi ajang evaluasi dan perencanaan strategi pembangunan Jatim ke depan.

Masyarakat Jatim menyambut antusias program ini, melihatnya sebagai langkah inovatif untuk memberdayakan anak muda dan memperkuat sektor pertanian. Pemprov Jatim berharap inisiatif ini menjadi percontohan nasional, menginspirasi daerah lain untuk melibatkan generasi milenial dalam pertanian gula. (dari berbagai sumber)

Editor Tri Wahyudi

BACA JUGA  Bupati Mas Ipin Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

6 Anggota Polres Trenggalek Siap Lepas Masa Lajang

11 September 2026 - 07:25 WIB

Syarat Calon Kades di Trenggalek Pendidikan Minimal Cukup Ijazah SMP atau Sederajat

8 September 2026 - 18:33 WIB

Semester I 2026, Investasi di Trenggalek Tembus Rp317 Miliar, UMK Jadi Penyumbang Terbesar

7 September 2026 - 10:16 WIB

Anggota Pramuka di Trenggalek Tewas Tenggelam usai Terpeleset Jatuh ke Sungai

7 September 2026 - 09:07 WIB

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori Desak UU Perampasan Aset Segera Disahkan

5 September 2026 - 08:32 WIB

Trending di Berita Terkini