Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Jawa Timur · 10 Feb 2026 09:23 WIB

Kiprah SMPN 2 Kauman Ponorogo Identik sebagai Sekolah Seni


					Dakapo Festival menjadi ruang pembinaan budaya yang konsisten melombakan beragam seni dan olahraga. (Foto : https://ponorogo.go.id). Perbesar

Dakapo Festival menjadi ruang pembinaan budaya yang konsisten melombakan beragam seni dan olahraga. (Foto : https://ponorogo.go.id).

PanselaNews.com [PONOROGO] – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kauman Ponorogo identik dengan citra sekolah seni. SMP di Kecamatan Kauman tersebut bahkan memiliki kelas unggulan seni. 

Singo Sumowicitro, grup reog SMPN 2 Kauman, langganan juara Festival Reog Remaja (FRR). FRR setiap tahun mengiringi gelaran Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP).

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita mengapresiasi SMPN 2 Kauman yang selama ini konsisten membangun ekosistem pendidikan serta kebudayaan di lingkungan sekolah. Bunda Lis, sapaan akrab Lisdyarita datang langsung ke SMPN 2 Kauman pada Senin 9 Februari 2026 untuk membuka Dakapo Festival. 

Dakapo adalah akronim dari SMPN 2 Kauman Ponorogo. Dakapo Festival menjadi gelaran rutin saban tahun dengan  berbagai kompetisi seni dan olahraga.

“Apresiasi tinggi kepada kepala sekolah, tenaga pendidik, dan pendamping yang sudah berperan aktif menjaga keberlanjutan kesenian daerah,” kata Bunda Lis dilansir dari ponorogo.go.id.

Menurutnya, adanya kelas unggulan seni di SMPN 2 Kauman turut menjadi jaminan keberlangsungan Reog Ponorogo. Reog menjadi kesenian lokal Ponorogo yang sudah masuk daftar Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO. 

“Pengakuan UNESCO membawa tanggung jawab besar bagi masyarakat Ponorogo untuk menjaga kelestarian kesenian asli daerahnya,” imbuh Bunda Lis.

Kepala SMPN 2 Kauman Indarto menyampaikan Dakapo Festival menjadi ruang pembinaan budaya yang konsisten. Hingga kini, SMPN 2 Kauman sudah menggelar festival yang melombakan beragam seni dan olahraga  tersebut hingga 11 kali. Sejak dua tahun terakhir, peraih juara umum berhak atas Piala Bergilir Bupati Ponorogo. 

“Dakapo Festival menonjolkan kesenian asli Ponorogo dengan cabang-cabang lombanya,” ungkap Indarto.

Indarto berharap Dakapo Festival mampu menjadi wadah pengembangan talenta kalangan pelajar SMPN 2 Kauman. Pihaknya sengaja membuka kelas unggulan seni mulai kelas VII, VIII, dan kelas IX sehingga siswa dapat menyalurkan minat dan bakat mereka pada kesenian.

Dalam kiprahnya berkesenian, Dakapo telah bekerja sama dengan Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. 

BACA JUGA  PKK Jateng Gelar Baksos untuk Korban Banjir Grobogan Jelang Lebaran 2025

Penulis

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

6 Anggota Polres Trenggalek Siap Lepas Masa Lajang

11 September 2026 - 07:25 WIB

Syarat Calon Kades di Trenggalek Pendidikan Minimal Cukup Ijazah SMP atau Sederajat

8 September 2026 - 18:33 WIB

Semester I 2026, Investasi di Trenggalek Tembus Rp317 Miliar, UMK Jadi Penyumbang Terbesar

7 September 2026 - 10:16 WIB

Anggota Pramuka di Trenggalek Tewas Tenggelam usai Terpeleset Jatuh ke Sungai

7 September 2026 - 09:07 WIB

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori Desak UU Perampasan Aset Segera Disahkan

5 September 2026 - 08:32 WIB

Trending di Berita Terkini