Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 27 Jan 2025 10:56 WIB

Mutilasi Dalam Koper di Ngawi, Diduga korban Dibunuh di Hotel Kediri


					Mutilasi Dalam Koper di Ngawi, Diduga korban Dibunuh di Hotel Kediri Perbesar

suasana di Hotel Adisurya Kediri yang diduga jadi lokasi TKP pembunuhan Mutilasi yang jasadnya dibuang di Ngawi Jawa Timur. (ANTARA) 

PanselaNews.com,Kediri – 
Kepolisian Polda Jawa Timur telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) tempat korban Uswatun Khasanah (29) diperkirakan dieksekusi, yang ternyata berada di salah satu hotel di Kediri.

Dalam olah TKP yang berlangsung pada Minggu (16/1/2025). Polda Jatim menerjunkan tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) dan tim Labfor (Laboratorium Forensik)

Dari pantauan, anggota Polda Jatim serta Polres Kediri Kota di lokasi hotel Adisurya, Kediri, yang diduga menjadi lokasi korban mutilasi UK menginap.

BACA JUGA  Masih Suasana Lebaran, Ribuan Pelancong Padati Obyek Wisata WGM Wonogiri

Kamar hotel yang diberi garis polisi berada di bagian utara nomor 301. Namun, ketika wartawan hendak mendekat tidak diizinkan petugas.

Sementara itu, hingga Minggu (26/1) sore petugas juga masih di lokasi penginapan. Polisi juga mendatangkan tersangka.

Kasus itu berawal dari temuan mayat wanita dalam koper merah tanpa kepala pada Kamis (23/1) di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

Jasad wanita tersebut tidak utuh saat ditemukan. Tubuhnya ditaruh di dalam koper dalam koper tertutup berwarna merah dan terbungkus seperti paket.

BACA JUGA  Trenggalek Masuk 10 Besar PPA Award 2025, Perkawinan Anak Turun Drastis

Warga yang penasaran dengan koper tersebut lalu membukanya dan terlihat ada tubuh manusia setengah telanjang yang mulai membusuk. Kasus itu dilaporkan ke polisi.

Saat ditemukan, jasad tersebut dalam keadaan tidak lengkap. Tubuh korban ditaruh di koper tanpa kepala. Kemudian kaki kiri mulai pangkal paha tidak ada dan kaki kanan mulai lutut tidak ada.

Polisi juga melakukan autopsi pada tubuh korban. Hasil autopsi menyebutkan bahwa penyebab kematian korban diduga karena kekurangan nafas akibat terhambat jalan pernafasan, kemungkinan akibat cekikan.

BACA JUGA  Belasan Remaja Ponorogo Diamankan Karena Dugaan Perang Sarung

Selain kekurangan nafas, korban diduga juga mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia.

Polisi juga berhasil menangkap tersangka, pelaku mutilasi pada Sabtu (25/1) malam sekitar jam 24.00 WIB.

Polisi juga berhasil menemukan anggota tubuh korban lainnya yang sempat hilang, yakni bagian kepala di tepi jembatan Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, sekitar pukul 08.00 WIB.

Kemudian untuk potongan tubuh lainnya berupa kaki ditemukan di Desa Sampung, Kabupaten Ponorogo, dibungkus plastik.  (*)

Sumber:ANTARA

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wabup Syah Sambut Baik SheHack Indosat, Kenalkan Tekhnologi Digital Kepada Pelaku UMKM Perempuan di Trenggalek

12 Juni 2026 - 13:38 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Jaga Harga Pangan Tetap Terjangkau

12 Juni 2026 - 07:50 WIB

Civitas Pencak Silat di Trenggalek Sepakat Jaga Suro Aman dan Kondusif

12 Juni 2026 - 07:35 WIB

Tabrakan Maut Dua Sepeda Motor di Wuryantoro Wonogiri, 3 Orang Tewas, 1 Luka Berat

11 Juni 2026 - 21:36 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 35 Polres Bersama TVRI

11 Juni 2026 - 21:17 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

11 Juni 2026 - 19:33 WIB

Trending di Berita Terkini