Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 30 Mei 2024 05:31 WIB

Novita Hardini Dorong 10 Ribu UMKM di Trenggalek Dapatkan Sertifikat Halal Gratis Kemenkop


					Novita Hardini Dorong 10 Ribu UMKM di Trenggalek Dapatkan Sertifikat Halal Gratis Kemenkop Perbesar

PanselaNews.com,Trenggalek- Menjadi satu satunya tuan rumah Halalin Kementrian Koperasi dan UMKM RI setelah Banyuwangi, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, SE., ME., berharap melalui program ini lebih dari 10 ribu pelaku UMKM di Trenggalek bisa mendapatkan sertifikat halal gratis.

Momentum yang langka tentunya diharapkan Novita bisa dimanfaatkan secara maksimal. Karena menurutnya sertifikat halal menjadi salah satu jaminan sosial yang menjadi hak warga negara termasuk para pelaku usaha.

Saat ini ada sebanyak 5.408 sertifikat halal gratis melalui program Halalin Kemenkop diberikan kepada pelaku UMKM di Kabupaten yang dikenal TGX Shoutern Paradise itu.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Tabur Bunga di Makam Pahlawan Sambut Hari Bhayangkara Ke-79

Namun angka ini dianggap Novita, masih bisa dimaksimalkan lagi. Paling tidak bisa 10 ribu lebih bisa mendapatkan sertifikat halal hingga akhir 2024.

Trenggalek sendiri mempunyai 155 ribu UMKM yang dimana lebih dari 40% nya (UMKM di sektor makanan dan minuman) bisa mendapatkan sertifikat halal. “Kuota hari ini, kita sudah menerbitkan 5.408 untuk Gerakan Halalin Kementrian Koperasi ini. Tapi tidak hanya berhenti hari ini, kita terus berkomitmen dan tentunya tidak bisa hanya dilakukan oleh Dinas Komindag sendiri atau PKK sendiri.

BACA JUGA  Pilkada Trenggalek 2024: Apa yang Terjadi Jika Kotak Kosong Menang? Ini Aturannya

“Perlu ada kerjasama dari seluruh stake holder untuk bisa target 10 ribu lebih sertifikat halal di tahun 2024 ini. Kita punya 155 ribu UMKM 40% dari mamin paling tidak itu bisa 100% kita terbitkan sertifikat halalnya,” ucap Master of Economic UIN SATU itu di Pasar Pon Trenggalek, Rabu (12/5/2024).

Sertifikat Halal maupun NIB, sambungnya menambahkan “Merupakan jaminan sosial yang menjadi hak warga negara termasuk pelaku usaha yang harus diberikan pemerintah kepada mereka”

“Maka dari itu, hari ini suatu kehormatan besar bagi Pemerintah Kabupaten Trenggalek menjadi salah satu kabupaten setelah Banyuwangi yang menjadi tuan rumah. Jadi tidak semua kabupaten/ kota yang dipilih, hanya Kabupaten Banyuwangi dan Trenggalek,” imbuhnya.

BACA JUGA  Viral: Tenaga Medis Tampar Balita saat Khitan di Cianjur, Mediasi Damai

Kemudian saya tentunya berharap setelah memiliki sertifikat halal ini ada pemahaman yang sama bahwa sertifikat halal ini menjadi bagian penting yang tidak bisa dikesampingkan dari ekosistem usaha. “Kalau kita mau naik kelas, kita harus lengkapi dulu semua sertifikatnya,” tutupnya. (Sar) 

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wabup Syah Sambut Baik SheHack Indosat, Kenalkan Tekhnologi Digital Kepada Pelaku UMKM Perempuan di Trenggalek

12 Juni 2026 - 13:38 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Jaga Harga Pangan Tetap Terjangkau

12 Juni 2026 - 07:50 WIB

Civitas Pencak Silat di Trenggalek Sepakat Jaga Suro Aman dan Kondusif

12 Juni 2026 - 07:35 WIB

Tabrakan Maut Dua Sepeda Motor di Wuryantoro Wonogiri, 3 Orang Tewas, 1 Luka Berat

11 Juni 2026 - 21:36 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 35 Polres Bersama TVRI

11 Juni 2026 - 21:17 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

11 Juni 2026 - 19:33 WIB

Trending di Berita Terkini