Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 17 Mei 2025 07:25 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Sabu & Kokain di Kepri


					TNI Angkatan Laut (AL) melalui Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) berhasil menggagalkan penyelundupan 705 kg sabu dan 1.200 kg kokain senilai Rp7,057 triliun di Perairan Selat Durian, Kepulauan Riau, pada Selasa (13/5/2025). (Foto: tnial.mil.id)

Perbesar

TNI Angkatan Laut (AL) melalui Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) berhasil menggagalkan penyelundupan 705 kg sabu dan 1.200 kg kokain senilai Rp7,057 triliun di Perairan Selat Durian, Kepulauan Riau, pada Selasa (13/5/2025). (Foto: tnial.mil.id)

Narkoba Senilai Rp7,057 Triliun Diamankan di Selat Durian

Panselanews.com [KEPRI] – TNI Angkatan Laut (AL) melalui Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) berhasil menggagalkan penyelundupan 705 kg sabu dan 1.200 kg kokain senilai Rp7,057 triliun di Perairan Selat Durian, Kepulauan Riau, pada Selasa (13/5/2025). Barang haram itu dimuat kapal ikan asing berbendera Thailand, yang berupaya masuk wilayah Indonesia.

Pangkoarmada I Laksda TNI Fauzi menjelaskan, operasi ini berawal dari informasi intelijen. “Pada 13 Mei pukul 01.00 WIB, tim F1QR Lanal TBK mendeteksi kapal mencurigakan,” ujarnya dalam konferensi pers di Mako Lantamal IV Batam, Kamis (15/5/2025). Kapal berkecepatan tinggi itu sempat melarikan diri, memicu pengejaran sebelum akhirnya dihentikan.

Pemeriksaan awal mengungkap kapal tanpa alat penangkap ikan, diawaki lima WNA: nakhoda KS (Thailand) dan empat ABK berinisial UTT, AKO, KL, serta S (Myanmar). “Kepri adalah pintu masuk utama, kami komitmen laksanakan perintah Kasal,” kata Fauzi, merujuk pada arahan Presiden Prabowo dalam Asta Cita untuk memerangi narkoba.

Tim menemukan 95 karung berisi 700 bungkus sabu (705 kg) dan 1.200 bungkus kokain (1.200 kg), total 1,9 ton. Kanwil Bea Cukai Kepri mengonfirmasi barang itu narkotika melalui Narkotest. “Ini selamatkan 15,5 juta jiwa,” ujar Fauzi. Nilai barang diperkirakan Rp7,057 triliun, dengan sabu Rp1,5 juta/gram dan kokain Rp5 juta/gram.

Fauzi menegaskan dampak narkoba lebih krusial ketimbang nilai ekonominya. “Narkoba rusak generasi muda, penerus bangsa,” katanya. Berdasarkan UU Narkotika 2009, TNI AL menyerahkan kasus ini ke instansi berwenang untuk proses hukum lebih lanjut, termasuk penyelidikan sindikat internasional.

Operasi ini hasil sinergi TNI, Polri, BNN, Bea Cukai, Kejaksaan, dan Imigrasi. TNI AL berkomitmen memperketat patroli di perairan rawan seperti Kepri untuk mencegah penyelundupan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata upaya menjaga kedaulatan dan melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika.

Sumber: tnial.mil.id
Editor: Tri Wahyudi

BACA JUGA  Caleg PAN gelar Kampanye dialogis di Kraksan, siap bangun Probolinggo dan perjuangkan kesejahteraan warga
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemuda Sragen Jadi Korban Kasus Penggelapan Sepeda Motor di Pracimantoro Wonogiri

22 April 2026 - 10:51 WIB

Dipuji Sekretaris BPJPH, Pemprov Jateng Terus Dorong Sertifikasi Halal

21 April 2026 - 19:58 WIB

Asiten II Sekda Trenggalek Ajak Kaum Perempuan Terus Gelorakan Semangat Kartini

21 April 2026 - 19:31 WIB

Pemkab Trenggalek dan PT SMI Tanda Tangani Akta Pembiayaan Beberapa Infrastruktur

21 April 2026 - 19:22 WIB

Polres Wonogiri Gelar Tactical Floor Game, Perkuat Kesiapsiagaan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

21 April 2026 - 17:00 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Mantapkan Aglomerasi Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening

21 April 2026 - 11:35 WIB

Trending di Berita Terkini