Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Probolinggo · 1 Feb 2026 15:26 WIB

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin Dukung Komunitas Pecinta Bonsai di CFD Jalan Suroyo


					Walikota  
Probollinggo, Aminuddin Dukung Komunitas Bonsai di CFD Jalan Suroyo. (Foto :   probolinggokota.go.id). Perbesar

Walikota Probollinggo, Aminuddin Dukung Komunitas Bonsai di CFD Jalan Suroyo. (Foto : probolinggokota.go.id).

PanselaNews.com [KANIGARAN] – Suasana berbeda tampak pada Car Free Day (CFD) di Jalan Suroyo hari ini Minggu (1/2/2026) pagi. Di antara lalu lalang warga yang beraktivitas, Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin hadir melihat “jemur bonsai bareng” yang diadakan Komunitas Pecinta Bonsai Konco Bonsai Ngopi Bareng.

Sekitar 90 persen bonsai yang ditampilkan ini merupakan jenis santigi, disertai jenis lain seperti kimeng, sakura, sancang, lowa, dan ileng-ileng. Berbagai gaya bonsai seperti cascade, upright, mini hingga large menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat dapat melihat langsung keindahan bonsai, belajar hingga menyaksikan proses perawatan seperti wiring dan pruning. 

 

BACA JUGA  Perkuat Akses Vital Warga, Polres Wonogiri Renovasi Jembatan Jalur Alternatif Lintas Provinsi

Bagi Wali Kota Amin, bonsai bukan sekedar seni tanaman hias, melainkan sarat makna kehidupan. Bentuk bonsai mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Keindahan bonsai terletak pada keseimbangan batang, cabang dan ruang, termasuk ruang hidup bagi makhluk lain.

 “Proses pembentukannya pun menuntut keterampilan, kesabaran dan kepekaan seni tinggi, dari batang utama hingga ranting terkecil,” kata Wali Kota Amin  yang juga menjadi pecinta bonsai dilansir dari probolinggokota.go.id.

Kolaborasi lintas sektor pun disiapkan wali kota, termasuk dengan pengrajin batik untuk menciptakan motif batik bertema bonsai. Serta pemanfaatan bonsai sebagai elemen visual dalam berbagai event kota.

Komunitas bonsai di Probolinggo telah aktif sejak beberapa tahun lalu, terutama di kawasan Pasar Minggu. Kini, komunitas mulai kembali menggeliat. Wali Kota Amin merencanakan pemindahan lokasi kegiatan ke tempat yang lebih representatif, seperti stadion. Tujuannya agar mampu menampung lebih banyak peserta dan memberikan ruang yang lebih luas untuk pameran serta edukasi bonsai.

Ketua panitia sekaligus perwakilan komunitas, Yugo Sasmita memaparkan bahwa aktivitas komunitas di CFD telah rutin berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Kunjungan Wali Kota Amin ke stan komunitas dinilai  sebagai dukungan moril yang sangat berarti bagi para pecinta bonsai.

“Kegiatan “jemur bareng” dilakukan sejak pukul 06.00 hingga 10.00 pagi, diikuti sekitar 20 orang untuk memastikan tanaman mendapat sinar matahari optimal,” imbuh Yugo.

Yugo yang telah menekuni bonsai selama lima tahun mengungkapkan bahwa selain sebagai hobi, bonsai juga memiliki nilai investasi jangka panjang. Harga bonsai bisa mencapai puluhan juta rupiah. 

Meski demikian, Yugo menegaskan bahwa kebersamaan dan silaturahmi tetap menjadi nilai utama dalam komunitas.

“Perawatan bonsai, khususnya santigi, membutuhkan ketelatenan tinggi, bahkan menggunakan air laut sesuai habitat aslinya di kawasan pesisir,” pungkasnya.

BACA JUGA  Lestarikan Seni dan Budaya Lokal, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Latih Perwakilan Guru Tarikan Kembang Genggong

Penulis

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Perkuat Pendidikan Inklusif, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Gelar Tadarus Bersama Disabilitas Netra

6 Maret 2026 - 07:06 WIB

Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Probolinggo Sebesar 2,8 Kg Beras atau Rp 50.000

5 Maret 2026 - 15:11 WIB

Lavenderisasi, Upaya Gerak Bersama Pemangku Kota Probolinggo Cegah DBD 

5 Maret 2026 - 13:55 WIB

Commuter Supas Probolinggo Resmi Diluncurkan, Tiket 6 – 8 Ribu Rupiah

4 Maret 2026 - 11:17 WIB

Honor RT-RW di Kota Probolinggo Naik Jadi Satu Juta Rupiah Per Bulan

2 Maret 2026 - 08:14 WIB

Trending di Jawa Timur