Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Ponorogo · 16 Mar 2025 08:12 WIB

Bocah Mbelieng: Kurma Muda Ponorogo Jadi Berkah Pasangan Program Hamil


					Eko Widodo menunjukkan buah kurma hasil panenan dari pohon kurma miliknya di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo,. ANTARA/HO - Prastyo
Perbesar

Eko Widodo menunjukkan buah kurma hasil panenan dari pohon kurma miliknya di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo,. ANTARA/HO - Prastyo

Wahyu Eko Widodo Bagikan Kurma Gratis dari Kebun Pulung

Selain terkenal dengan Reog, Ponorogo kini dikenal berkat Wahyu Eko Widodo, pemuda kreatif dari Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, yang dijuluki Bocah Mbelieng di akun Facebook-nya. Ia sukses membudidayakan pohon kurma sejak 1996, dengan bibit asli dari Arab Saudi yang dibawa ibunya, mantan TKW. Pohon ini mulai berbuah pada 2012, dan kini kurma mudanya jadi buruan, terutama oleh pasangan yang ingin punya anak.

BACA JUGA  Kapolres Ponorogo Pimpin Apel Siaga Pamter, Amankan Suro dan Pelantikan PSHT

Kurma muda dari kebun Wahyu diyakini membantu menyuburkan kandungan, terbukti dari banyaknya pengunjung yang datang setiap musim panen. “Banyak yang bilang kurma muda ini membawa berkah, terutama buat program hamil,” ujar Wahyu, Sabtu (15/3/2025). Yang lebih istimewa, ia tak hanya menjual, tapi juga membagikan kurma muda secara gratis. Pada 2021, ia membuka donasi dan menerima 1.500 pendaftar. Tradisi bagi-bagi kurma gratis ini masih berlanjut hingga kini, menarik pasangan dari berbagai daerah ke Ponorogo.

BACA JUGA  H-7 Lebaran, Terminal Seloaji Ponorogo Masih Lengang Jelang Arus Mudik 2025

Baca juga: Tadarus Budaya 2025: Reog dan Gamelan Kuno Meriahkan Alun-Alun Ponorogo

Kebun kurma Wahyu di Pulung kini jadi destinasi unik di tanah Jawa. Dari bibit Tanah Arab, pohon ini tumbuh subur dan jadi simbol keberkahan. Kisah Bocah Mbelieng pun menginspirasi banyak orang, tak hanya sebagai petani kreatif, tapi juga karena kebaikan hatinya. “Nggak perlu ke Timur Tengah, datang saja ke Pomahan,” tuturnya, mengundang siapa saja yang penasaran dengan kurma khas tanah Reog ini.(*)

BACA JUGA  Tragis! Pasutri Lansia Tewas Ditabrak Pickup di Ponorogo, Pelaku Ditangkap

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Malam Ramadhan – Lebaran 2026 di Alun-Alun Prioritaskan Pedagang Lokal Ponorogo

8 Maret 2026 - 10:35 WIB

Polres Ponorogo Amankan Pasutri Baru Dua Hari Menikah, Tersangka Curanmor

1 Maret 2026 - 11:22 WIB

Megengan Fest Ponorogo, Hadirkan Beragam Hiburan dan Pentas Seni mulai 13-22 Februari 2026

19 Februari 2026 - 11:56 WIB

Ponorogo Jadi Tuan Rumah Kejurprov Jatim Pentathlon 2026

14 Februari 2026 - 23:33 WIB

Kiprah SMPN 2 Kauman Ponorogo Identik sebagai Sekolah Seni

10 Februari 2026 - 09:23 WIB

Judi Sabung Ayam di Ponorogo Seakan Tak Tersentuh Hukum, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas! 

3 Februari 2026 - 08:41 WIB

Trending di Berita Terkini