SD Muhammadiyah Terpadu Ponorogo resmi hentikan layanan MBG dan kembali kelola makan siang internal demi stabilitas belajar siswa.
Panselanews.com [PONOROGO] – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Siman Ponorogo resmi mengumumkan bahwa SD Muhammadiyah Terpadu (SDMT) Ponorogo kembali memberlakukan makan siang dikelola sekolah. Keputusan ini disampaikan melalui surat edaran nomor 163/EDR/IV.4.AUSDMT/F/IX/2025 yang ditandatangani Kepala Sekolah, Anang Abidin, M.Pd.
Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa sistem fullday school di SDMT menuntut jaminan makan siang yang stabil dan tidak boleh terlambat apalagi berhenti mendadak. Ketidakstabilan pasokan makan siang dari MBG (Manajemen Bina Gizi) dinilai dapat mengganggu konsentrasi belajar siswa.
“Pertimbangan kami bukan hanya soal menu, tetapi juga penerimaan anak, ketersediaan food tray, hingga kesinambungan waktu makan. Semua itu berpengaruh pada kegiatan belajar siswa,” tulis pihak sekolah dalam edaran resmi, Jumat (26/9/2025).
Pihak SDMT menegaskan, aspirasi sekolah tidak serta merta bisa diakomodir oleh SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) karena sistem operasionalnya kolektif dan sentralistis, di bawah koordinasi BGN, bukan yayasan sekolah.
Atas dasar itu, diputuskan bahwa mulai Senin, 29 September 2025, sistem makan siang siswa kembali dikelola oleh sekolah secara internal. “Keputusan ini berlaku sambil menunggu proses pemberhentian resmi MBG di SDMT,” tegas Anang.
Terkait pembayaran, pihak sekolah juga memberikan kejelasan. Untuk bulan September 2025, siswa tetap membayar penuh sesuai aplikasi, namun kelebihan 12 hari selama menggunakan layanan MBG akan dikembalikan melalui Tabsis. Sedangkan pembayaran bulan Oktober 2025 dan seterusnya akan menyesuaikan skema baru di aplikasi.
Majelis Dikdasmen PCM Siman Ponorogo, PRM Ronowijayan, serta orang tua siswa turut ditembusi surat tersebut sebagai bentuk transparansi kebijakan. Sekolah menyampaikan terima kasih atas masukan dan dukungan wali murid dalam menjaga keberlangsungan sistem fullday school yang sehat dan stabil.(*)














