Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Politik & Hukum · 30 Nov 2024 11:27 WIB

Faktor Kemenangan Paslon 2 Luthfi-Yasin dalam Pilgub Jateng Menurut Pakar Hukum Tata Negara


					Pujangga Candrawijayaning Fajri, S.H.,M.H., pakar hukum tata negara dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Perbesar

Pujangga Candrawijayaning Fajri, S.H.,M.H., pakar hukum tata negara dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

PanselaNews.com,Purwokerto–Pujangga Candrawijayaning Fajri, S.H.,M.H., pakar hukum tata negara dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, mengungkap dua faktor utama yang mendorong kemenangan pasangan calon (paslon) Luthfi-Yasin dalam pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah. Pertama, adalah endorsement dari tokoh nasional, Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Kedua, kedekatan Gus Yasin dengan dunia pesantren yang berperan signifikan dalam mobilisasi suara.

Menurut Fajri, kehadiran Gus Yasin yang bukan sosok baru di dunia politik, setelah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018-2023, memberikan keunggulan tersendiri. “Gus Yasin lahir dari masyarakat pesantren, jadi sudah pasti dukungan dari para Kyai dan santri akan total. Terlebih lagi, Gus Yasin adalah Putra Mbah Maimoen Zubaer, seorang Kyai kharismatik yang sangat dihormati,” ujarnya dalam wawancara pada 29 November 2024.

BACA JUGA  Aparat Gabungan di Trenggalek Gagalkan Puluhan Balon Udara Siap Terbang Berisi Petasan

Baca juga : Respons Tim Pemenangan Luthfi-Yasin Terhadap Isu Pengerahan Aparat Negara dalam Pilgub Jateng

Lanjutnya, endorsement dari Prabowo dan Jokowi juga memiliki pengaruh besar terhadap pemilih, meskipun ada pro dan kontra di kalangan masyarakat tentang keterlibatan mereka dalam pilkada. “Namun, yang paling penting dari pilkada serentak ini adalah evaluasi dari sisi Hukum Tata Negara. Kita perlu memastikan bahwa proses pemilihan telah dijalankan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang ada,” tutup Fajri.

BACA JUGA  Polda Sumut Gelar Rekonstruksi Kebakaran Rumah Wartawan Sempurna Pasaribu

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 menunjukkan bahwa jumlah pesantren di Jawa Tengah mencapai 3.700 dengan sekitar 7.000 Kyai/Ustad yang mendukung Gus Yasin. Selama kampanye, Gus Yasin berhasil menggarap pasar pemilih dari kalangan pesantren, menghasilkan kemenangan signifikan di banyak tempat pemungutan suara (TPS), bahkan ada yang mencapai 100 persen dukungan untuk pasangan Luthfi-Yasin.(*) triwahyudi

BACA JUGA  Oknum Wartawan di Trenggalek Dilaporkan Polisi, Diduga Cemarkan Nama Baik

Penulis

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kepergok Akan Maling Mesin Pompa Air di Wuryantoro Wonogiri, Pelaku Kabur Tinggalkan Motor dan Hasil Curian

14 April 2026 - 19:34 WIB

Polda Jateng Bongkar  Pengeboran Minyak Ilegal, Tiga Tersangka Diamankan ​

14 April 2026 - 18:46 WIB

Polda Jateng Bongkar Ilegal Akses dan Pembuat Cheat Game Mobil Legends

13 April 2026 - 14:54 WIB

OTT Bupati Tulungagung, Uang Tunai dan 4 Pasang Sepatu Louis Vuitton Senilai Rp 129 Juta Disita KPK

13 April 2026 - 06:51 WIB

OTT KPK di Tulungagung, Total 18 Orang Ditangkap

11 April 2026 - 14:33 WIB

Polda Jateng Bongkar Penyalahgunaan LPG Bersubsidi di Karanganyar, 3 Orang Diamankan

7 April 2026 - 08:25 WIB

Trending di Berita Terkini