Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 29 Okt 2025 21:13 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Minta Tambahan Pesawat Modifikasi Cuaca, Jadi 2 Unit Cegah Hujan Intensitas Tinggi


					Gubernur Ahmad Luthfi Minta Tambahan Pesawat Modifikasi Cuaca, Jadi 2 Unit Cegah Hujan Intensitas Tinggi Perbesar

Gubernur Ahmad Lutfi rapat koordinasi percepatan Penanganan banjir di Semarang dan Demak. (Foto: dok. Humas Pemprov Jateng). 

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Upaya serius Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam penanganan banjir di Demak, Kota Semarang, Kendal hingga Pati dan wilayah lain. Kali ini ia menyebut akan ada penambahan pesawat untuk modifikasi cuaca guna mencegah hujan intensitas tinggi.

Penambahan pesawat modifikasi cuaca ini mau tak mau harus dilakukan. Mengingat satu pesawat yang beroperasi sebelumnya belum berhasil menahan awan hujan yang menuju wilayah Demak dan semarang sekitarnya.

BACA JUGA  Bukan Cuma Enak Buat Lalapan, Ini Manfaat Buah Pokak Untuk Kesehatan

“Rekayasa cuaca nanti akan kita tambah satu pesawat. Ternyata awannya berhembus dari wilayah Solo,” ucap Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai memimpin rapat koordinasi penanganan banjir yang dihadiri Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU Dwi Purwantoro, di kantornya, Rabu, 29 Oktober 2025.

Penambahan pesawat OMC di wilayah Jawa Tengah, diharapkan dapat mengurangi curah hujan ekstrem penyebab banjir di kawasan Semarang-Demak.

BACA JUGA  Sekda Edy Soepriyanto Ajak ASN di Trenggalek Tinggalkan Jejak Baik Dengan Kerja Baik

Ahmad Luthfi menjelaskan, OMC merupakan hasil kerja sama antara Kementerian PU, BRIN, BMKG, BNPB, dan BPBD Provinsi Jawa Tengah, yang bertujuan menurunkan potensi hujan lebat di daerah rawan banjir seperti Kaligawe, Genuk, dan Sayung.

“Jadi kalau di sini thok, di sana tidak, ya itu sama saja ‘nguyahi segara’. Tetap hujan terus,” ujar Ahmad Luthfi.

Dirjen SDA KemenPU, Dwi Purwantoro, mengatakan, pemerintah terus mengupayakan sistem drainase berjalan maksimal. Menurut Dwi, usulan Gubernur Ahmad Luthfi agar kejadian banjir Jawa Tengah, khususnya Semarang dan Demak, bisa diselesaikan pada 2026.

BACA JUGA  Polda Jateng Ajak LPSK dalam Proses Gelar Perkara Kasus Kematian Mahasiswa Unnes

Operasi modifikasi cuaca di Jawa Tengah telah berlangsung sejak 25 Oktober 2025 dan direncanakan berlanjut hingga akhir bulan ini dengan pusat kegiatan di Bandara Ahmad Yani Semarang. (*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemuda Sragen Jadi Korban Kasus Penggelapan Sepeda Motor di Pracimantoro Wonogiri

22 April 2026 - 10:51 WIB

Dipuji Sekretaris BPJPH, Pemprov Jateng Terus Dorong Sertifikasi Halal

21 April 2026 - 19:58 WIB

Asiten II Sekda Trenggalek Ajak Kaum Perempuan Terus Gelorakan Semangat Kartini

21 April 2026 - 19:31 WIB

Pemkab Trenggalek dan PT SMI Tanda Tangani Akta Pembiayaan Beberapa Infrastruktur

21 April 2026 - 19:22 WIB

Polres Wonogiri Gelar Tactical Floor Game, Perkuat Kesiapsiagaan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

21 April 2026 - 17:00 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Mantapkan Aglomerasi Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening

21 April 2026 - 11:35 WIB

Trending di Berita Terkini