Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 28 Agu 2025 18:58 WIB

Polda Jateng Pastikan Pengamanan Aksi Unra Tanpa Ada Senpi dan Tongkat Pemukul


					Polda Jateng Pastikan Pengamanan Aksi Unra Tanpa Ada Senpi dan Tongkat Pemukul Perbesar

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Polda Jawa Tengah menegaskan komitmennya dalam menjamin pengamanan aksi unjuk rasa buruh di Kota Semarang berjalan secara humanis. Komitmen itu diwujudkan melalui pemeriksaan personel oleh Bidpropam Polda Jateng usai apel kesiapan pengamanan di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 28 Agustus 2025 pagi.

Pemeriksaan yang dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Pol Syaiful Anwar, dilakukan terhadap ratusan personel gabungan Polda Jateng, Polrestabes Semarang, dan dinas terkait. Fokus pengecekan antara lain memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api, senjata tajam, tongkat pemukul, atau benda berbahaya lainnya.

BACA JUGA  Posyandu Tulip Semarang: Pelopor 6 Standar Pelayanan Minimum Jawa Tengah

“Langkah ini sebagai bentuk pengawasan internal agar setiap personel yang bertugas benar-benar mengedepankan cara bertindak humanis dan persuasif. Dengan begitu, kehadiran Polri di lapangan tetap memberi rasa aman tanpa menimbulkan potensi gesekan,” ujar Syaiful.

Seperti diketahui, sebanyak 977 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal dua gelombang aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Massa aksi rencananya terbagi atas dua gelombang yang dilakukan Federasi Serikat Pekerja Perjuangan pada pukul 09.00 WIB, dan Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJAT) Presidium Jawa Tengah pada pukul 13.00 WIB.

BACA JUGA  Polisi Tangkap  Pelaku Penyanderaan Saat May Day di Semarang, Sisanya Diburu

Seluruh personel hanya dibekali tameng, sementara pola pengamanan menekankan pada peran tim negosiator dalam membangun komunikasi dengan peserta aksi agar kegiatan berlangsung tertib. Hal ini untuk memastikan pengamanan aksi massa tidak menimbulkan rasa intimidatif bagi pengunjuk rasa.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa pemeriksaan personel ini menjadi bukti keseriusan Polri dalam mengawal demokrasi secara profesional. Dirinya juga mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib dan menyampaikan pendapat secara damai, karena Polri menjamin pengamanan dilakukan dengan cara-cara yang humanis.

BACA JUGA  Jansen Sitindaon: Demokrat Resmi Daftar Pengurus 2025-2030 ke Kemenkumham

“Kehadiran Bidpropam Polda Jateng dalam pengamanan ini untuk memastikan setiap anggota mematuhi aturan. Pengamanan dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar aspirasi buruh dapat tersampaikan, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekitar. Dengan demikian, Polri dapat hadir sebagai pelindung dan pengayom bagi peserta aksi, bukan untuk mengintimidasi,” tandasnya.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemuda Sragen Jadi Korban Kasus Penggelapan Sepeda Motor di Pracimantoro Wonogiri

22 April 2026 - 10:51 WIB

Dipuji Sekretaris BPJPH, Pemprov Jateng Terus Dorong Sertifikasi Halal

21 April 2026 - 19:58 WIB

Asiten II Sekda Trenggalek Ajak Kaum Perempuan Terus Gelorakan Semangat Kartini

21 April 2026 - 19:31 WIB

Pemkab Trenggalek dan PT SMI Tanda Tangani Akta Pembiayaan Beberapa Infrastruktur

21 April 2026 - 19:22 WIB

Polres Wonogiri Gelar Tactical Floor Game, Perkuat Kesiapsiagaan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

21 April 2026 - 17:00 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Mantapkan Aglomerasi Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening

21 April 2026 - 11:35 WIB

Trending di Berita Terkini